Foto : Lokasi rambu rambu lintas milik Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi yang hilang tepat nya didepan Kantor Dinas Pendidikan Tebingtinggi.
Tebing Tinggi, POLRI WATCH NEWS (PWN) -
Para gerombolan malng di wilayah Rambutan Kota Tebingtinggi merajalela sehingga masyarakat umum dan Para Instansi yang berada di wilayah itu resah akibat perbuatan para Maling.
Menurut keterangan seorang warga setempat Wak Zali .bahwa akhir akhir ini para Maling sudah merajalela di wilayah Ranbutan dimana semua barang barang milik warga disikat tanpa pandang bulu barang yang diambil .seperti. AC.tabung gas.kursi.jemuran dan lain lain.
Selain rumah warga Mesjid pun di bongkar maling dan setiap malam ada saja warga yang kehilangan barang barangnya. "Anehnya para malng itu bukan saja mencuri barang warga tetapi juga mencuri rambu rambu lalu lintas yang terbuat dari besi milik Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi seperti nya para Maling itu ada yang mengkordinir',ucap Wak Zal sambil mengajak wartawan minum kopi.
Menurut pantauan Wartawan di lapangan, sejumlah Rambu rambu lintas milik Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi hilang diantara nya rambu rambu lintas larangan mobil masuk Kota tepatnya di depan Kantor Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi.
Kadis Perhubungan Kota Tebingtinggi Benard HUTAPEA ketika dihubungi Wartawan PWN melalui via telepon membenarkan bahwa rambu rambu lalu lintas milik Dinas Perhubungan banyak yang hilang sehingga pihaknya berupaya untuk memasang kembali rambu rambu lintas itu.
"Akibat kehilangan rambu rambu lintas itu pihak nya mengalami kerugian Puluhan juta rupiah dan hal itu sudah menjadi tanggungjawab kita untuk mengganti nya.dan rambu yang didepan kantor Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi itu sudah 2 kali kita ganti dan yg ketiga akan kita pasang tunggu saja",kata Bernard.
Apakah pihak Dinas Perhubungan sudah buat pengaduan tanya Wartawan sementara ini belum ada pihak kita buat pengaduan resmi ke pihak Polresta Tebingtinggi karena masih sangat sibuk dengan tugas tugas pokok yang harus diselesaikan.
"Ya setelah tugas tugas kantor selesai mungkin kita akan buat pengaduan resmi ke polisi sehingga pihaknya tau siapa yang mencuri rambu rambu lalu lintas itu",tegas HUTAPEA dengan lembut.
Sementara itu Perwiridan kaum ibu Khoiriyah Ranbutan Kota Tebingtinggi meminta pihak polisi menangkap para maling yang sudah membikin resah warga karena setiap malam warga ada yang kehilangan. "Tolong lah Pak Polisi tangkap para maling itu yang sudah bikin resah masyarakat khususnya warga lingkungan 03 kelurahan tanjung Marulak kecamatan Ranbutan Kota Tebingtinggi ,bukan saja rumah yang dibongkar tapi mesjid pun dibongkar ",ungkap buk Lis kepada PWN. ( WARNO)
*



