Damai Hari Lubis: Analisis Said Didu Picu Adu Domba, Primordialisme Politik Berpusat di Jakarta
banner


 

Advertisement


 

banner

Damai Hari Lubis: Analisis Said Didu Picu Adu Domba, Primordialisme Politik Berpusat di Jakarta

POLRI WATCH
Selasa, 25 Agustus 2026

MITRAPOLISINEWS | JAKARTA - Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik) Damai Hari Lubis menilai analisis aktivis sekaligus eks pejabat publik Said Didu mengenai dinamika hubungan Presiden Prabowo Subianto dengan mantan Presiden Joko Widodo berpotensi berkembang menjadi narasi adu domba antarkekuatan politik.

Damai menyoroti pernyataan Said Didu dalam podcast Abraham Samad SPEAK UP yang menilai Jokowi tidak pernah sepenuhnya bersedia melepaskan kekuasaannya, termasuk kepada Prabowo. Said juga menyebut Prabowo seolah hanya "diberi waktu" hingga Oktober 2026 dan menyebut bulan tersebut sebagai "ronde terakhir" bagi pemerintahan Prabowo.

"Targetnya Oktober 2026, ini ronde terakhir, apakah KO atau menang angka," kata Said Didu dalam podcast tersebut.

Menanggapi pernyataan itu, Damai menilai analisis tersebut terlalu spekulatif apabila tidak didukung bukti konkret mengenai adanya konflik terbuka antara Prabowo dan Jokowi.

Menurutnya, hubungan Prabowo dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sejauh ini masih menunjukkan adanya kerja sama dalam menjalankan pemerintahan. Demikian pula hubungan dengan keluarga besar Gibran yang secara terbuka masih terlihat berlangsung baik.

"Analisis Said Didu mirip upaya adu domba antara multi kekuatan politik. Yang rugi akhirnya rakyat," ujar Damai Hari Lubis, Ahad (23/8/2026).

Bukan Sekadar SSB, Ada Poros Selatan-Barat dan Selatan-Timur

Damai kemudian menyinggung fenomena politik yang menurutnya tidak tepat jika hanya dibaca sebagai pertarungan kelompok tertentu atau sekadar konfigurasi SSB.

Ia melihat terdapat kecenderungan hubungan politik Selatan-Barat dan Selatan-Timur yang tetap berpusat di Jakarta.

"Ini bukan sekadar SSB. Ada hubungan Selatan-Barat dan Selatan-Timur, tetapi pusat gravitasinya tetap Jakarta," ujarnya.

Menurut Damai, konfigurasi tersebut berpotensi memperlihatkan munculnya primordialisme berbasis latar belakang daerah atau kelompok, khususnya apabila kepentingan politik mulai dibangun berdasarkan kedekatan asal-usul.

Ia menilai perlu dicermati adanya kecenderungan primordialisme antara kelompok, dengan Jakarta sebagai pusat pertemuan dan perebutan pengaruh politik.

"Kalau politik mulai dibaca berdasarkan kelompok asal, sementara pusatnya tetap di Jakarta, maka ini bisa berkembang menjadi primordialisme politik," kata Damai.

Namun, Damai menegaskan bahwa pembacaan tersebut tidak boleh serta-merta menjadi tuduhan terhadap kelompok atau masyarakat dari daerah tertentu. Menurutnya, yang harus dikritisi adalah apabila identitas kedaerahan digunakan sebagai instrumen untuk membangun blok kekuasaan.

Jangan Sampai Rakyat Jadi Korban

Damai mengingatkan, narasi mengenai pertarungan elite yang terus diproduksi tanpa bukti kuat dapat menciptakan ketidakpastian politik.

"Kalau narasi konflik terus diproduksi tanpa dasar yang kuat, yang terdampak bukan hanya elite politik. Dunia usaha bisa ikut waswas, calon investor bisa menahan diri, dan pada akhirnya masyarakat kecil yang menerima dampaknya," katanya.

Ia juga mengkritik kecenderungan membangun kesan bahwa Jokowi dan keluarganya merupakan ancaman bagi pemerintahan Prabowo.

Menurut Damai, perbedaan kepentingan atau dinamika politik tidak otomatis membuktikan adanya operasi untuk menjatuhkan pemerintahan.

"Jangan sampai rakyat diprovokasi untuk melihat ada benturan besar antara kekuatan yang sebenarnya dalam realitas masih bisa bekerja sama," ujarnya.

Damai menduga narasi konflik antarelite dapat dimanfaatkan kelompok tertentu yang memiliki kepentingan politik. Namun, ia menekankan dugaan tersebut tetap harus dibuktikan dan tidak boleh berubah menjadi tuduhan tanpa dasar.

Karena itu, Damai mengajak seluruh pihak tidak menjadikan hubungan Prabowo-Jokowi maupun Prabowo-Gibran sebagai komoditas politik untuk menciptakan konflik.

"Kalau ada pihak yang sengaja mengadu domba kekuatan politik, jangan sampai rakyat menjadi korbannya. Kepentingan bangsa jauh lebih besar daripada kepentingan kelompok," tegasnya.

Tag Terpopuler

Nasional (37) Hukum (35) Sumut (12) Medan (10) Indonesia (6) Kota Medan (6) MEDAN (6) 2026-2031 (5) Binjai (5) Kota (5) MMS (5) SUMUT (5) Apresiasi (4) HIPKA (4) Jakarta (4) NARKOBA (4) Polisi (4) AMPI (3) DPP (3) DPRD (3) Damai Hari Lubis (3) KAHMI (3) KNPI (3) KOTA (3) Kriminal (3) Muhammad Mas'ud Silalahi (3) Narkoba (3) PELANTIKAN (3) Pendiri (3) Presisi (3) Putri (3) RI (3) Rumah Qur'an Mas'ud Silalahi (3) Viral (3) ACEHBESAR (2) Aceh Tamiang (2) Akad (2) Aktifis (2) Aspirasi Rakyat (2) BINJAI (2) BPD (2) Bola Tangan (2) Copot (2) DESALAMPISANG (2) DHL (2) DPD (2) Daerah (2) FORHATI (2) HMI (2) INDONESIA (2) Jawa (2) KKN (2) KOTA MEDAN (2) Karang Taruna (2) Ketua Fraksi Gerindra (2) Mas'ud (2) Muhammad (2) NARKOTIKA (2) Nikah (2) PANITIA (2) PENDIDIKAN (2) POLRES (2) Pendidikan (2) Polres (2) SMAN 7 MEDAN (2) SOSIAL (2) SUMATERA UTARA (2) Selamat (2) Silalahi (2) Simalungun (2) Tia Ayu Anggraini (2) USK (2) Yayasan (2) 1957 (1) 2026 (1) 81 (1) 85575 (1) ABTI (1) ABTI Sumut (1) ACARA (1) AKADEMI (1) AKTIFIS (1) ALUMNI (1) AMPG (1) APH (1) APRESIASI (1) Akad Nikah (1) Akreditasi (1) Aktifis Sosial Politik (1) Al Habib Rizieq Shihab (1) Alat Bukti (1) Aliyah (1) Alumni (1) Anggia Ramadhan (1) Atasi (1) Atop Bocor (1) BAHAYA LATEN (1) BARU (1) BBM (1) BERKANTOR (1) BGN (1) BNN (1) BNNP Sumut (1) Badan Gizi Nasional (1) Bakti Sosial (1) Banjir (1) Batu Bara (1) Binauli Rajagukguk (1) Bogor (1) Brastagi (1) Brimob (1) Budaya (1) Bumi (1) CALON (1) Cinta (1) DAERAH (1) DPN LKLH (1) DPR RI (1) Daerah 3T (1) Dakwah (1) Dansat (1) Desak (1) Dhani Lubis (1) Dibuka (1) Dirut PD Pasar Medan (1) Dorong (1) Dreinase (1) EKONOMI (1) EVALUASI (1) Ekosistem Dakwah (1) Evaluasi (1) FASILITAS (1) FORUM BISNIS (1) FPPSU (1) FPPT (1) Fakultas (1) Forlat Vokasi (1) GUBERNUR (1) Generasi Tangguh (1) Gerak Cepat (1) Gibran (1) Golkar (1) Gubrnur (1) H. Hendra Cipta (1) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (1) HUT RI (1) HUT RI KE 81 (1) Haji Anif (1) Hari (1) Headline (1) Hibah (1) Hutan (1) Ijack (1) Ijazah (1) Infrastruktur (1) Islam (1) Ismu Hartarto (1) JAKARTA (1) Jalan (1) JalanCintaMMS (1) Jangan Diam (1) Jilbab (1) Jokowi (1) KANDIDAT (1) KAPOLDA (1) KASAT (1) KBLI (1) KDMP (1) KDRT (1) KEPENGURUSAN (1) KETUA (1) KETUM PNPI (1) KOMPETEN (1) KOPERASI (1) KORLABI (1) KORPS (1) KOSGORO (1) KPK (1) Kandidat (1) Kanit (1) Kasat (1) Ke 4 Tahun (1) Ke 7 (1) Keadilan (1) Kecelakan Maut (1) Kedokteran (1) Kejagung (1) Kejati (1) Kejurda (1) Kemenang (1) Kerja (1) Kesehatan (1) Ketua Karang Taruna (1) Kirania Zikra Ar Rhisa (1) Klarifikasi (1) Kompeten Indonesia (1) Kompetensi (1) Kontraktor (1) Kontribusi (1) Korlabi (1) Korps (1) Krang Taruna Sumut (1) Kuasa Hukum (1) LABUHAN DELI (1) LPK (1) LPM UIN SU (1) Labura (1) Lahan (1) Langkat (1) Lembaga (1) Lisensi (1) Luthfiyah Zulfaini Silalahi (1) MAJELS (1) MBG (1) MD KAHMI (1) MENJELANG (1) MIGRASI (1) MITRAPOLISI (1) MPN (1) MTQ (1) MUDA (1) MUI (1) MW KAHMI SUMUT (1) Mafia (1) Majelis (1) Makan Gizi Gratis (1) Management Resiko (1) Mas'ud Silalahi (1) Maulid Nabi (1) Medan Area (1) Medan Barat (1) Medan Utara (1) Menjelang (1) Milad (1) Minta (1) Musa Rajekshah (1) NASIONAL (1) NIAS (1) NTB (1) Narkotika (1) Nazar (1) Optimisme Pembangunan (1) PASTU (1) PDK (1) PELATIHAN KERJA (1) PEMKO (1) PENANGKAPAN (1) PENDIDIKAN BERKARAKTER (1) PERKUAT TATA KELOLA (1) PERLOMBAAN 17 AGUSTUS (1) PKL Menjamur (1) PLENO (1) POLDA (1) POLDA SUMUT (1) POLISI (1) POLITIK (1) PP (1) PRESISI (1) PSDA Sumut (1) PT Agrinas Palma Nusantara (1) PUD Kota Medan (1) PW ISMI (1) Padang Lawas Utara (1) Paluta (1) Pasar (1) Pedagang (1) Pedagang Pasar (1) Pelantikan (1) Pelatihan (1) Pembangunan (1) Pembayaran (1) Pembukaan (1) Pemeriksaan (1) Pemerintah (1) Pemkab (1) Pemko Medan (1) Pemprov (1) Pemuda (1) Pemuda Pancasila (1) Pengadilan (1) Pengurus (1) Penjaga Mrah Putih (1) Perbaiki (1) Percepatan (1) Perempuan (1) Perguruan Tinggi (1) Pernikahan (1) Pers (1) Persiapan (1) Piala (1) Pidato Kenegaraan Presiden (1) Plt Dirut (1) Plus (1) Polemik (1) Polres Langkat (1) Polrestabes (1) Polsek (1) Polwan (1) Pra Musda (1) Prabowo (1) Presiden Prabowo (1) Prof Dr Eggi Sudjana (1) Prof Ganjar Razuni (1) Program Nasional (1) Pujekesuma (1) Puji (1) Punakesuma (1) Putra (1) Putri Bungsu (1) RAPAT (1) RESERSE NARKOBA (1) RESKRIM (1) RICO WAAS (1) RQMS (1) RS (1) Reakrim (1) Resepsi (1) Reserse (1) Resnarkoba (1) Rico Waas (1) Roy Suryo (1) Rumah Qur'an (1) Rumah Qur'an dan Peradaban (1) Rumah Tahfidz Qur'an (1) S.Sos (1) SABU (1) SDA dan Kehutanan (1) SELEKSI (1) SMPN 39 (1) SP2HP (1) SPA (1) SPBU (1) SYIN (1) Safari (1) Sahabat Yatim Indonesia (1) Said Aldi Al Idrus (1) Said Didu (1) Saksi (1) Sebar Browsure (1) Senayan (1) Sepiongot (1) Serbelawan (1) Sertifikasi (1) Siantar (1) Sibolangit (1) Solar (1) Sorotan (1) Sosisal (1) Suara Rakyat (1) Subsidi (1) Sumatera (1) Sumatera Utara (1) Syamsul Rizal (1) TERVERIFIKASI (1) THM (1) TIA AYU ANGGRAINI (1) TIDAR (1) Tebing Tinggi (1) Tengku Amir Hamzah (1) Tewaskan (1) Toilet Jorok (1) Tokoh Nasional (1) Tunas Indonesia Raya (1) Tunda (1) UMKM (1) UMUM (1) UNHAM (1) UPT (1) USU (1) Unhan (1) Universitas (1) Usut Tuntas (1) Vidio (1) Vod Getar (1) WACANA (1) WAKIL WALIKOTA MEDAN (1) WALIKOTA (1) Walikita Medan (1) Walikota (1) Warga (1) Wasit (1) Wedding (1) Wilayah (1) Zulham (1) dr. Tifa (1)