MITRAPOLISINEWS | MEDAN - Pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8), mendapat apresiasi dari Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan, Tia Ayu Anggraini.
Menurut Tia, berbagai capaian dan kebijakan yang disampaikan Presiden Prabowo menunjukkan adanya komitmen kuat pemerintah pusat untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan bangsa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan bahwa selama 21 bulan atau 663 hari pemerintahannya telah menjalankan 121 kebijakan transformatif. Kebijakan tersebut diarahkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang selama bertahun-tahun belum mendapatkan penyelesaian secara optimal.
Namun, bagi Tia, keberhasilan pemerintah pusat harus pula menjadi pemicu bagi pemerintah daerah untuk bergerak lebih cepat dan menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Apa yang telah dicapai pemerintah pusat, hendaknya diikuti pemerintah di daerah, khususnya Kota Medan. Sejauh ini, pembangunan di Kota Medan belum menunjukkan perkembangan. Masih melanjutkan program-program yang terdahulu,” kata Tia, Jumat (14/8).
Ia menilai sejumlah program yang menjadi perhatian Presiden Prabowo memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan ketahanan pangan dan energi, pembangunan sekolah rakyat, peningkatan layanan kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Prabowo juga menyampaikan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan. Pemerintah, kata Prabowo, juga menerapkan kebijakan B50 yang disebut telah menghentikan impor solar, menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen, serta mendorong pembangunan sektor pangan dan ekonomi kerakyatan.
Tia menegaskan, berbagai capaian tersebut harus terus dikawal agar tidak berhenti sebatas angka dan kebijakan di atas kertas, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat hingga ke tingkat daerah, termasuk Kota Medan.
Sorotan khusus disampaikan Tia terhadap sektor kesehatan. Menurutnya, masih banyak fasilitas kesehatan di Kota Medan yang membutuhkan perhatian serius, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun sumber daya manusia.
“Di Kota Medan saja masih banyak Puskesmas butuh perhatian serius, mulai dari fasilitas hingga sumber daya manusianya. Wali Kota Medan Rico Waas harus mampu meyakinkan masyarakat tidak memilih rumah sakit luar negeri sebagai rujukan kesehatan,” ujarnya.
Menurut Tia, untuk mewujudkan hal tersebut, peningkatan kualitas dan profesionalisme rumah sakit milik pemerintah daerah menjadi sesuatu yang tidak bisa ditunda.
“Artinya apa, profesionalisme manajemen RSUD dr Pirngadi dan RSUD Bachtiar Jafar harus ditingkatkan,” tegasnya.
Selain persoalan kesehatan, Tia juga menyoroti pentingnya pembangunan pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat, reformasi tata kelola BUMN, serta pengelolaan sumber daya alam sebagaimana yang disampaikan Presiden dalam pidatonya.
Ia memastikan Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan akan terus mendukung kebijakan pemerintah pusat yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. Namun, dukungan tersebut juga dibarengi dengan dorongan agar seluruh program nasional dapat diterjemahkan secara maksimal oleh pemerintah daerah.
“Kami di Fraksi Gerindra tegak lurus dan mendukung penuh Asta Cita Pak Prabowo. Program yang sudah berjalan saat ini merupakan cita-cita partai yang telah lama menjadi impian beliau sebelum menduduki jabatan presiden,” pungkas Tia.
MMS: Pemko Medan Harus Segera Menjawab Aspirasi Masyarakat
Sementara itu, pernyataan Tia Ayu Anggraini yang beredar melalui pemberitaan "Waspada.co.id" (https://reference-url-citation.invalid/0) turut mendapat dukungan dari aktivis sosial-politik, Muhammad Mas’ud Silalahi, S.Sos.
Pria yang akrab disapa MMS tersebut menilai apa yang disampaikan Tia merupakan bentuk perhatian terhadap kondisi masyarakat sekaligus dorongan agar pemerintah daerah tidak berjalan lambat dalam merespons berbagai kebutuhan warga.
MMS secara tegas menyatakan mendukung dan memberikan apresiasi terhadap sikap Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan tersebut.
Menurutnya, Pemko Medan harus mampu menyahuti kebutuhan masyarakat secara konkret, terlebih berbagai aspirasi masyarakat telah diserap dan diperjuangkan melalui DPRD Kota Medan.
“Pemko Medan juga mesti menyahuti kebutuhan masyarakat dan menyegerakan aspirasi masyarakat yang telah diserap oleh DPRD Kota Medan. Khususnya yang sedang diperjuangkan di Labuhan Deli,” tegas MMS.
Ia berharap sinergi antara DPRD dan Pemko Medan tidak berhenti pada penyampaian aspirasi, tetapi dilanjutkan dengan langkah nyata di lapangan.
Bagi MMS, masyarakat membutuhkan kepastian bahwa setiap aspirasi yang telah disampaikan melalui wakil mereka di parlemen benar-benar mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah.
“Jangan sampai aspirasi masyarakat hanya berhenti menjadi catatan. Masyarakat membutuhkan tindakan nyata dan penyelesaian yang jelas,” ujarnya.
MMS pun berharap momentum pidato kenegaraan Presiden Prabowo dapat menjadi energi baru bagi pemerintah daerah, khususnya Pemko Medan, untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta memastikan program pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat bawah.
Pidato kenegaraan tersebut disampaikan Prabowo dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pada hari yang sama, Presiden juga menyampaikan pidato pengantar RUU APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan di hadapan DPR RI.
(Redaksi)



