MITRAPOLISINEWS | LANGKAT - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langkat menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kepolisian Resor (Polres) Langkat yang dinilai menunjukkan respons cepat dalam mengungkap berbagai kasus tindak pidana serta memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Langkat.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul pengungkapan sejumlah kasus oleh Polres Langkat dalam beberapa waktu terakhir, termasuk perkara tindak pidana kriminal, kekerasan seksual terhadap anak, serta pengungkapan kasus narkotika. Dalam konferensi pers pada 7 Agustus 2026, Polres Langkat menyampaikan telah mengungkap sejumlah perkara dan mengamankan 34 tersangka terkait kasus narkotika, terdiri dari 27 orang yang disebut sebagai pengedar dan 7 pengguna.
HMI Cabang Langkat juga mengapresiasi langkah cepat jajaran Polsek Kuala dan Satresnarkoba Polres Langkat dalam menindaklanjuti informasi masyarakat terkait dugaan tanaman terlarang di wilayah Desa Garunggang, Kecamatan Kuala. Pada 10 Agustus 2026, petugas mengamankan seorang terduga pelaku beserta 11 batang tanaman yang diduga ganja untuk kemudian menjalani proses hukum lebih lanjut.
Ketua Umum HMI Cabang Langkat M. Alfi Syahrin menyampaikan bahwa respons cepat aparat penegak hukum merupakan bagian penting dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
“HMI Cabang Langkat mengapresiasi langkah cepat dan kerja nyata Polres Langkat dalam merespons laporan masyarakat serta mengungkap berbagai tindak pidana. Ini merupakan bentuk hadirnya negara dalam memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat.” ucapnya
Menurutnya, keberhasilan pengungkapan kasus tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Informasi dari masyarakat terbukti menjadi salah satu pintu masuk penting dalam pengungkapan kasus di lapangan.
Lebih lanjut ia mendorong agar sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, mahasiswa, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, serta masyarakat luas terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus mencegah munculnya berbagai bentuk tindak kriminal.
“Apresiasi ini bukan berarti menghilangkan fungsi kontrol sosial. HMI akan tetap menjalankan peran sebagai organisasi mahasiswa yang kritis, objektif dan konstruktif. Kami mendukung setiap langkah penegakan hukum yang berpihak pada kepentingan masyarakat dan dilakukan secara profesional, transparan serta sesuai dengan ketentuan hukum,” tegasnya.
HMI Cabang Langkat juga berharap pengungkapan kasus-kasus tersebut dapat dilanjutkan dengan proses hukum yang profesional serta memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak. Khusus terkait perlindungan anak, ia menilai pencegahan dan perlindungan terhadap anak harus menjadi perhatian bersama.
Terakhir pria berkacamata itu mengajak masyarakat untuk tidak takut menyampaikan informasi kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana, dengan tetap memperhatikan mekanisme dan prosedur hukum yang berlaku.
“Keamanan Langkat adalah tanggung jawab bersama. Polisi tidak dapat bekerja sendiri. Masyarakat, pemuda dan mahasiswa harus menjadi bagian dari solusi untuk mewujudkan Langkat yang aman, tertib dan berkemajuan,” tutupnya.
(Redaksi)



