MITRAPOLISINEWS | PADANG LAWAS UTARA - Pembangunan ruas jalan Hutaimbaru-Pasar Sipiongot hingga Janji Manahan-Pasar Sipiongot serta ruas Pasar Sipiongot menuju perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan terus menjadi perhatian masyarakat. Infrastruktur yang selama puluhan tahun dinantikan tersebut kini mulai memberikan harapan baru bagi warga Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara.
Salah seorang putra daerah kelahiran Pasar Sipiongot, Irwan Harahap, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah dan pihak kontraktor yang terus bekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, masyarakat merasakan langsung perubahan positif karena akses transportasi yang selama ini rusak mulai diperbaiki.
"Kami sebagai masyarakat tentu sangat bersyukur. Jalan ini sudah lama menjadi harapan warga. Karena itu kami memberikan apresiasi kepada pemerintah dan kontraktor yang tetap bekerja untuk mewujudkan pembangunan ini," ujar Irwan. Kamis, (5/8/26).
Ia mengatakan, masyarakat di sekitar lokasi proyek juga memberikan dukungan penuh agar pekerjaan dapat berjalan lancar hingga selesai. Warga berharap pembangunan ini mampu membuka akses ekonomi, memperlancar distribusi hasil pertanian, mempermudah mobilitas masyarakat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di kawasan Sipiongot.
Harapan tersebut sejalan dengan perkembangan proyek yang telah disampaikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Berdasarkan informasi resmi, pembangunan ruas Hutaimbaru–Sipiongot telah memasuki tahap pengerjaan fisik dengan progres yang terus mengalami peningkatan. Bahkan pada pertengahan 2026, pekerjaan dilaporkan telah memasuki tahapan pengaspalan (hotmix) di sejumlah titik dan capaian progres di lapangan disebut melampaui target awal. Pemerintah juga menegaskan proyek ini merupakan bagian dari upaya membuka konektivitas kawasan Sipiongot yang selama puluhan tahun mengalami keterisolasian.
Irwan berharap semangat pembangunan tersebut dapat terus dijaga hingga proyek selesai tepat waktu. Namun demikian, ia juga menyoroti adanya kendala yang berpotensi menghambat pekerjaan, yakni persoalan perizinan galian C sebagai sumber material proyek.
"Kami berharap persoalan perizinan galian C dapat segera diselesaikan oleh pihak-pihak terkait. Jangan sampai pembangunan jalan yang sudah lama dinanti masyarakat kembali terhambat hanya karena persoalan administrasi. Semua pihak perlu duduk bersama mencari solusi agar pekerjaan tetap berjalan sesuai target," ungkapnya.
Ia menegaskan, masyarakat Sipiongot akan terus memberikan dukungan kepada pemerintah dan kontraktor selama pembangunan berlangsung. Menurutnya, keberhasilan proyek tersebut bukan hanya menghadirkan jalan yang layak, tetapi juga menjadi awal kebangkitan ekonomi masyarakat di wilayah Padang Lawas Utara dan memperkuat konektivitas menuju Kabupaten Tapanuli Selatan.
Dengan dukungan masyarakat serta komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, warga berharap ruas jalan ini segera rampung sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh seluruh masyarakat. (red)



