MITRAPOLISINEWS | JAKARTA — Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menyatakan dukungan terhadap Jakarta Vision on Creative Economy, hasil kesepakatan The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang akan didorong Indonesia bersama negara-negara mitra untuk menjadi bagian dari agenda ekonomi kreatif di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Pariwisata PB SEMMI, Diva Gusti Yusra, menilai kesepakatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi ekonomi kreatif sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan penciptaan lapangan kerja, sekaligus memperluas kontribusi Indonesia dalam pembangunan ekonomi kreatif global.
“PB SEMMI mendukung Jakarta Vision on Creative Economy sebagai langkah strategis untuk memastikan ekonomi kreatif berkembang secara inklusif dan berkelanjutan. Kreator, UMKM, seniman, serta pelaku industri kreatif harus mendapatkan perlindungan, akses pembiayaan, dan kesempatan pasar yang adil,” tegas Diva Gusti Yusra.
Menurutnya, empat prioritas Jakarta Vision, yaitu pemerataan akses teknologi dan infrastruktur digital, kolaborasi kreator yang berkelanjutan, perlindungan kekayaan intelektual, serta remunerasi yang adil disertai perluasan akses pembiayaan dan investasi, harus ditindaklanjuti melalui kebijakan konkret yang menyentuh kebutuhan pelaku ekonomi kreatif.
PB SEMMI juga mendorong agar implementasi Jakarta Vision tidak berhenti pada kesepakatan internasional, tetapi diterjemahkan menjadi program nyata di tingkat nasional dan daerah. Pemerataan infrastruktur digital, penguatan kapasitas kreator muda, perlindungan hak cipta, serta kemudahan akses modal perlu menjadi perhatian agar potensi ekonomi kreatif Indonesia dapat berkembang secara optimal.
“Jangan sampai kekayaan budaya dan kreativitas anak bangsa hanya menjadi potensi tanpa nilai tambah ekonomi yang maksimal. Negara harus memastikan bahwa karya kreator Indonesia terlindungi, dihargai secara layak, dan mampu bersaing di pasar global,” lanjutnya.
PB SEMMI berharap langkah Indonesia membawa Jakarta Vision ke forum PBB dapat memperkuat kerja sama internasional sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif nasional. Dengan demikian, ekonomi kreatif tidak hanya menjadi identitas budaya, tetapi juga kekuatan ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperluas kesempatan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Diva Gusti Yusra
Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Pariwisata
Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI)



